Samsung Luncurkan 2 Smartwatch Pekan Depan?

Samsung berencana meluncurkan setidaknya dua versi baru dari smartwatch Galaxy Gear pada pekan depan di Mobile World Congress (MWC) di Barcelona. Kedua perangkat tersebut hadir dengan sistem operasi (OS) berbeda.
 Samsung Luncurkan 2 Smartwatch Pekan Depan?
Dilansir Business Insider, Rabu (19/2/2014), menurut laporan USA Todaydan The Verge, salah satu jam tangan canggih (smartwatch) itu akan menjalankan OS Tizen.
 
Smartwatch Tizen secara teoritis akan memungkinkan Galaxy Gear baru untuk melakukan sinkronisasi dengan sekelompok perangkat berbeda, bukan hanya ponsel Android. Produk ini sekaligus untuk mencegah penilaian buruk terhadap Galaxy Gear yang meluncur tahun lalu kembali terulang.
 
Kritikus menyoroti terbatasnya kemampuan yang dimiliki Galaxy Gear pertama, serta desain besar, dan daya tahan baterai yang buruk. Sejak itu, Samsung memperbarui Galaxy Gear dengan software baru untuk mengatasi beberapa isu.
 
Adapun Samsung dilaporkan telah mengatakan akan merilis Galaxy Gear baru bersama dengan ponsel andalan selanjutnya, Galaxy S5. Kedua perangkat ini diprediksi akan memulai debut pada 24 Februari di konferensi pers MWC perusahaan.

Detail Spesifikasi Samsung Galaxy Note PRO

Samsung percaya diri memperkenalkan tablet 12,2 inci, Galaxy Note PRO di Indonesia. Pertumbuhan yang positif di pasar tablet dimanfaatkan Samsung untuk merilis perangkat tersebut di Tanah Air. Teknologi Indonesia
Detail Spesifikasi Samsung Galaxy Note PRO
Tablet yang pernah diumumkan pada event CES 2014 ini tampil dengan jeroan spesifikasi high-end. Note Pro dengan fitur WiFi dan 3G diperkuat prosesor Exynos 5 Octa (1,9GHz QuadCore + 1,3GHz Quadcore). Didukung Android 4.4, tablet ini memiliki kapasitas baterai 9.500mAh.

Perangkat yang dilengkapi dengan stylus S Pen ini memiliki kamera 8MP (belakang) dan depan 2MP. S Pen ini juga memungkinkan pengguna untuk mengakses fitur-fitur Action Memo, Scrapbook, Screen Write, S Finder, serta Pen Window.

Kamera dapat merekam video full HD 1080p (60fps). Di bagian sisi-sisi tablet, pengguna bisa menemukan slot SIM Card, memori storage eksternal (microSD hingga 64GB), audio 3.5mm stereo, pengatur volume serta tombol power.

Tablet dengan resolusi layar 2560x1600, berat 750 gram, RAM 3GB ini memiliki memori internal 32GB. Perangkat juga dilengkapi konektivitas WiFi, Bluetooth 4.0 serta USB 3.0. Note Pro juga dilengkapi fitur ekslusif seperti e-meeting, Remote PC, WebEx, serta Hancom Office. 

"Market share, 50 persen ‘leading the market’. Kita serius bikin tabletgrowing. Pertumbuhan sangat signifikan. Line up menengah sampai ke premium,” kata Febri Rusli, Product Marketing Manager, PT Samsung Electronics Indonesia.

Galaxy S5 Punya Sensor Sidik Jari

Smartphone andalan terbaru Samsung, Galaxy S5, dilaporkan akan memiliki sensor sidik jari. Ini konsep yang sama seperti sensor sidik jari pada iPhone 5S, yang tertanam di tombol home.
 Galaxy S5 Punya Sensor Sidik Jari
Tidak seperti sensor iPhone, pengguna harus melakukan gerakan menggeser dengan jari di atas tombol. Demikian seperti dilansirBusiness Insider, Rabu (19/2/2014).
 
Sam Mobile melaporkan bahwa sensor sidik jari Galaxy S5 dapat memberitahu pengguna jika jari mereka basah. Setelah itu, smartphone ini meminta pengguna untuk mengeringkan jari sebelum kembali mencoba membuka kunci.
 
Sebelumnya, rumor tentang Galaxy S5 dengan sensor sidik jari telah banyak beredar. Tapi saat itu, sensor tersebut dikabarkan terletak di dalam layar.
 
Kendati sejumlah rumor terus berkembang, pihak Samsung belum memberikan konfirmasi resmi. Vendor asal Negeri Ginseng ini diprediksi akan memperkenalkan Galaxy S5 di Mobile World Congress (MWC) pada 24 Februari di Barcelona.

Nih Smartphone Octa-core Tertipis di Dunia

Vendor smartphone berlomba-lomba menelurkan produk yang beda ke pasaran. Selain teknologi dan fitur, desain nampaknya menjadi sektor yang diperhatikan. Informasi Penting
Nih Smartphone Octa-core Tertipis di Dunia
Gionee mengklaim menjadi perusahaan yang berhasil melahirkansmartphone tertipis di dunia dengan ketebalan 5,55mm. 

Dilansir GSMArena, Kamis 20 Februari, smartphone dengan nama Elife S5.5 mengadopsi sistem operasi berbasis Android dengan nama Amigo OS. 

Tak tanggung-tanggung, Gionee membekali produknya ini dengan prosesor octa-core 1,7GHz, RAM 2GB, juga kamera utama 13 megapiksel dan kamera sekunder 5 megapiksel. 

Mengusung layar 5 inci, Elife S5.5 memboyong baterai berkapasitas 2.300mAh dan hadir dengan dukungan konektivitas 3G bahkan LTE. 

Ellife S5.5 sendiri akan dibanderol pada kisaran harga USD370 di China dan akan menyambangi 40 pasar lainnya.

Galaxy S5 Usung Layar 5,2 Inci

Informasi mengenai seri terbaru Galaxy kembali beredar. Menurut sumber Bloomberg, suksesor Galaxy S4 ini akan hadir dengan layar 5,2 inci dan memiliki kualitas layar lebih baik.
 Galaxy S5 Usung Layar 5,2 Inci
Dilansir Bloomberg, Kamis (20/2/2014), masih menurut sumber, smartphone terbaru yang selama ini disebut sebagai Galaxy S5, akan memiliki baterai dan kamera yang lebih baik. Serta akan dirilis bersamaan dengan smartwatch Galaxy Gear terbaru.
 
Sumber lainnya mengatakan bahwa smartphone ini akan dijual dengan harga yang lebih murah daripada pendahulunya. Hal ini dapat terlaksana setelah adanya dukungan dari setidaknya satu operator nirkabel.
 
Selain itu, Samsung dilaporkan menambahkan fitur-fitur baru sebagai upaya tetap bisa bertahan dalam pertempuran smartphone premium, termasuk iPhone terbaru dan banyak pesaing dari Negeri Tirai Bambu yang menjual smartphone dengan harga berkisar USD100 atau sekira Rp1, juta.
 
Sepak terjang Samsung pun tak luput dari perhatian analis. “Mereka (Samsung) harus menemukan cara agar pengguna lebih memilih brandSamsung dalam berbagai tipe, untuk bisa lebih bersaing dengan Apple,” tutur analis Gartner, Roberta Cozza.

Oppo Find 7 Punya Opsi Layar 1080p & QHD

Oppo membeberkan bahwa tablet Find 7 terbaru hadir dalam dua versi layar. Meskipun memiliki resolusi yang berbeda, keduanya sama-sama memiliki layar berukuran 5,5 inci. Berita Teknologi
Oppo Find 7 Punya Opsi Layar 1080p & QHD


Berdasarkan AnTuTu, perangkat hadir dalam dua versi, yakni X9007 dan X9077. Dilansir GSMArena, Kamis (20/2/2014), untuk model lowerperangkat mengusung layar beresolusi 1080p, sementara model yang lainnya beresolusi QHD (2.560 x 1.600). 

Menyoal spesifikasi, kedua perangkat tersebut mengadopsi sistem operasi Android 4.3 Jelly Bean yang ditopang chipset Snapdragon 800 dengan RAM 2GB, memori internal 16GB, juga kamera utama 13 megapiksel dan kamera sekunder 5 megapiksel. 

Bedasarkan foto yang terungkap di jagad maya, bentuk cangkang belakang Oppo Find 7 terbaru mirip-mirip dengan Sony Xperia. 

Oppo dirahapkan mengumumkan Find 7 pada 19 Maret di Beijing, China.

LG G2 Mini Punya Dua Versi Otak

LG mengeluarkan keluarga baru dari smartphone G2 dengan pemangkasan ukuran. Hadir dengan nama G2 mini, produk hadir dalam dua varian chipset, yakni Snapdragon 400 atau Nvidia Tegra 4i. Keduanya sama-sama memiliki prosesor quad-core 1,2 GHz dan RAM 1GB. 
LG G2 Mini Punya Dua Versi
Di samping itu, sebagaimana disadur GSMArena, Kamis (20/2/2014), LG G2 mini juga hadir dalam versi non-LTE dan dual-SIM. 

Adapun, perangkat mengusung layar 4, inci dengan resolusi qHD (540 x 960). LG G2 mini sendiri telah mengadopsi sistem operasi Android 4.4 KitKat yang dipadu dengan antarmuka LG Optimus. 

Di bagian belakang, LG G2 mini memiliki kamera 8 megapiksel yang disandingkan dengan lampu flash LED. Tak ketinggalan, LG memboyongsmartphone mininya ini dengan baterai berkapasitas 2.440mAh. 

LG mengatakan G2 mini mulai tersedia di Rusia terlebih dahulu pada Maret. Menyusul wilayah lain seperti Timur Tengah, Amerika Latin, Asia, dan Eropa pada April. Smartphone sendiri hadir dalam varian warna hitam, putih, merah, dan sampanye.

Samsung Galaxy S5 Hadir dalam 2 Versi

Smartphone jagoan terbaru Samsung diharapkan diungkap dalam gelaran Mobile World Congress pada 24-27 Februari di Barcelona, Spanyol. Kabarnya, penerus Galaxy S4 akan dilahirkan dalan dua versi resolusi layar. Ayo Kemari
Samsung Galaxy S5 Hadir dalam 2 Versi
Dilansir GSMArena, Kamis (20/2/2014), ukuran layar dan resolusi Galaxy S5 masih jadi perdebatan, ada yang menyebut perangkat hadir dalam resolusi 1080p atau QHD (2.560 x 1.440).

Situs asal Korea ETNews mengindikasikan bahwa Samsung akan meluncurkan Galaxy S5 dengan versi resolusi 1080p pada Maret, diikuti versi premium dari Galaxy S5 dengan layar QHD dalam beberapa bulan setelahnya.

Kedua panel layar sendiri menggunakan struktur piksel ‘berlian’. Perusahaan sendiri dilaporkan mengalami permasalahan dalam produksi panel AMOLED QHD sehingga menyebabkan Samsung harus merilis produk dalam dua varian resolusi.

Sementara itu, laporan menyebut bahwa Galaxy S5 akan memiliki sensor sidik jari.

Tidak seperti sensor iPhone, pengguna harus melakukan gerakan menggeser dengan jari di atas tombol. Sensor sidik jari Galaxy S5 dapat memberitahu pengguna jika jari mereka basah. Setelah itu, smartphone ini meminta pengguna untuk mengeringkan jari sebelum kembali mencoba membuka kunci

Jajal Sepuasnya Produk Samsung di Galaxy Square Bali

Samsung Indonesia tidak hanya mendirikan pusat edukasi produk unggulannya di Jakarta, tetapi juga di Bali. Perusahaan telah meresmikan Samsung Galaxy Square pada 19 Februari 2014 yang diklaim terbesar di Indonesia.
Jajal Sepuasnya Produk Samsung di Galaxy Square Bali
Lahan seluas 530 meter kubik disediakan untuk memberikan keleluasaan bagi para para pengguna atau pengunjung. Khusus warga Bali atau Anda yang kebetulan sedang berlibur di Bali, bisa mengunjungi Samsung Galaxy Square di Jl. Teuku Umar, Denpasar, Bali.

Andreas Rompis, IM Business Vice President PT Samsung Electronics Indonesia mengatakan, konsumen perlu edukasi dan menjajal pengalaman produk serta layanan purna jual. “Kami rancang dengan konsep yang memberikan edukasi, experience, dan konsultasi produk,” kata Andreas.
 
Alasan mengapa didirikan Galaxy square di Bali salah satunya ialah area yang sering dikunjungi orang, tidak hanya turis domestik, tetapi juga turis asing. “Space besar di Bali, market yang besar untuk produk kami. Bali juga tempat yang banyak dikunjungi orang. Mereka bisa dapat experience,” terangnya.

Kabarnya, Bali mencaplok sekira 45 persen dari penjualan produksmartphone Samsung. Untuk itulah, didirikan pusat edukasi di Denpasar, Bali, guna menggaet pembeli lebih banyak lagi.

Andreas mengungkapkan, secara nasional, Samsung memiliki 137 Experience Store. Khusus di Bali, Samsung Galaxy Store yang kabarnya didirikan selama 30 hari ini merupakan pusat edukasi produk Samsung terbesar, selain yang ada di wilayah Kota Kasablanka serta Mall Taman Anggrek Jakarta.

Di sini, pengguna bisa melihat dan mencoba produk baru sepertismartphone, tablet Galaxy series, kamera NX series, smartwatch Galaxy Gear serta produk lainnya.

TV Layar Lengkung Mejeng di Samsung Forum 2014

Samsung Forum 2014 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), hari ini, (20/2/2014) resmi digelar. Event tahunan ini memamerkan beragam produk Samsung terbaru seperti TV Ultra HD, Galaxy Camera 2 dan produk elektronik rumahan. Jangan Klik

TV Layar Lengkung Mejeng di Samsung Forum 2014
Moon Soo Kim, President Samsung Southeast Asia & Oceania mengatakan, Samsung menyediakan produk yang dibutuhkan untuk kehidupan konsumen yang modern. “Hari ini bisa melihat smartdesigndan memenuhi keinginan anda. Tahun ini, kami akan beri produk dengan teknologi terbaik,” kata Kim di acara Samsung Forum 2014.

Perusahaan asal Korea Selatan ini memamerkan TV layar lengkung, UHD (Ultra High Definition) dengan ukuran paling kecil 55 inci sampai 105 inci. Namun untuk pasar Asia Tenggara, hanya tersedia ukuran 55, 65, dan 78 inci.

Ada beberapa model UHD, antara lain tipe S9, U9000, U8500. Samsung mengklaim produknya menyuguhkan ketajaman, detail kualitas gambar serta warna yang alami dengan teknologi PurColor.

Ada juga fitur yang tersedia seperti Screen Capture dan Sound Capture untuk mengabadikan gambar maupun suara TV. Modus Soccer juga memungkinkan pengguna untuk merekam pertandingan sepakbola secara live, serta optimasi kualitas gambar dan audio.

"Ini tahun (untuk) TV UHD cembung. Samsung menawarkan TV yang memadukan teknologi dan konten," ungkap Kim.

Ia mengatakan, ada perkiraan kebutuhan untuk 60 juta unit produk TV di 2017. “Kami (transformasi) dari analog ke digital. Kami juga kenalkan teknologi tampilan 3D dan LED,” ujarnya.

Khusus untuk 78 inci yang diperkenalkan, TV UHD ini menurutnya mengusung rancanga yang canggih untuk bisa memberi pengalaman mengesankan bagi pengguna. “Penonton bisa merasa menyaksikan TV lebih besar. Layar cembung memberi pemandangan lebih besar,” pungkasnya.